Konservasi Alam

Burung Sulawesi Tengah

Burung merupakan satwa yang mempunyai arti penting bagi suatu ekosistem. Satwa ini antara lain membantu penyebaran tumbuhan yang ada di suatu kawasan serta dapat menjadi daya tarik wisata bagi berbagai wisatawan domestik maupun mancanegara. Salah satu lokasi yang mempunyai arti strategis dalam kaitan dengan konservasi burung serta pemanfaatan untuk daya tarik wisata adalah Bird Endemic Area.

Salah satu Bird Endemic Area di Indonesia adalah Taman Nasional Lore Lindu yang memiliki luas 217.991,18 ha, terletak di jantung Pulau Sulawesi, memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, karena berada di daerah walacea, pada titik pertemuan 3 lempeng dunia pada awal pembentukan Pulau Sulawesi.

Kawasan Taman Nasional Lore Lindu mempunyai arti penting dari segi konservasi burung di Sulawesi Tengah. Beberapa Data Balai Taman Nasional Lore Lindu menyebutkan bahwa kawasan ini dihuni oleh paling tidak 267 jenis burung, 97 diantaranya merupakan spesies endemik. Beberapa spesies endemik, antara lain: Elang Sulawesi (Spizaetus lanceolatus), Nuri Sulawesi (Tanygnathus sumatranus), Rangkong (Rhyticeros cassidix), Maleo (Macrocephalon maleo) serta lainnya.

About Noer

Salah seorang warga Kota Palu - Provinsi Sulawesi Tengah. Memiliki mimpi menyaksikan terwujudnya kelestarian keanekaragaman hayati, dan kemajemukan masyarakat yang damai serta sejahtera ...

Diskusi

Belum ada komentar.

Silahkan Ketik Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: