Opini

Kota Palu Menuju Adipura

Palu Green and Clean 2011 merupakan salah satu program unggulan Kota Palu. Sebagai rangkaian dari program  ini, Kota Palu juga menargetkan memperoleh penghargaan sebagai Kota Adipura pada tahun 2012, dengan mendorong pencapaian budaya bersih dan hijau.

Budaya bersih dan hijau merupakan hal penting, apalagi bagi Kota Palu sebagai ibukota provinsi sekaligus pintu gerbang bagi daerah-daerah lain di Sulawesi Tengah. Layaknya sebuah rumah, pintu gerbang merupakan tempat penyambutan tamu yang diundang hadir di rumah kita. Suasana rumah yang bersih dan sejuk dengan keramahan penyambutan oleh tuan rumah, akan membuat tamu merasa nyaman  dan berantusias mengikuti acara yang kita selenggarakan.

Begitu pula dengan Kota Palu, kebersihan dan kesejukan lingkungan akan memberikan kenyamanan bagi warga kota dan memberikan manfaat lainnya. Kemudian, sebagai representasi Sulawesi Tengah, kebersihan dan kesejukan lingkungan ini akan menciptakan pencitraan yang baik, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap peningkatan minat orang untuk berkunjung ke Kota Palu, dan bahkan ke wilayah lain di Sulawesi Tengah. Ketika Kota Palu telah mencapai kondisi seperti di atas, maka Piala Adipura yang menjadi rebutan oleh seluruh kota di Indonesia menjadi sebuah keniscayaan.

Adipura merupakan penghargaan tertinggi di bidang lingkungan secara nasional bagi suatu kota. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menetapkan persyaratan bagi pemerintah daerah mendapatkan penghargaan adipura. Beberapa kriteria dalam penilaian Kota Adipura antara lain keberadaan ruang terbuka hijau (hutan kota, taman kota, keteduhan dan penghijauan di seluruh lokasi lainnya); revitalisasi sampah dengan prinsip 3R yakni reduce, reuse dan recycle; pengelolaan sampah organik dan anorganik; kualitas udara, sistem transportasi dan rencana transportasi kota ke depan; dan kualitas air yang memenuhi baku mutu.

Strategi mewujudkan Kota Adipura tidak akan pernah berhasil bila dilakukan secara sepihak. Karena berbagai kendala seperti sumber daya manusia, dana dan sarana-prasarana. Karena itu, harus dikembangkan strategi kolaborasi multipihak.

Agar para pihak mau berpartisipasi secara berkelanjutan dalam proses-proses pencapaian budaya bersih dan hijau, maka para pihak yang telah mengikuti proses harus percaya bahwa keikutsertaan mereka membawa dampak dan perubahan dalam mendorong pencapaian budaya bersih dan hijau. Oleh karena itu mekanisme feedback dan tindak lanjut menjadi sangat penting. Mekanisme feedback mencakup penjelasan bagaimana kegiatan dilaksanakan dan peran masukan serta tanggapan mereka di dalamnya. Ketiadaan mekanisme feedback dapat menyebabkan para pihak merasa bahwa mereka dan pandangan-pandangan mereka tidak dipertimbangkan.

 Memperoleh Piala Adipura bukan hal yang mudah. Namun demikian, partisipasi yang hakiki dari para pihak akan memudahkan perjalanan Kota Palu dalam meraih Piala Adipura. Meminjam jargon kampanye SBY-JK pada tahun 2004, “bersama kita bisa”, atau jargon kampanye Barack Obama “yes we can”…

About Noer

Salah seorang warga Kota Palu - Provinsi Sulawesi Tengah. Memiliki mimpi menyaksikan terwujudnya kelestarian keanekaragaman hayati, dan kemajemukan masyarakat yang damai serta sejahtera ...

Diskusi

One thought on “Kota Palu Menuju Adipura

  1. I simply could not leave yoour web sige prior to suggesting that I really enjoyed the usyal info
    an individual supply forr your visitors? Is going to be back continuously in order to
    check out new posts

    Posted by stress reliever | 11 Juni 2014, 16:52

Silahkan Ketik Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: