Agribisnis, Konservasi Alam

Pelatihan Menumbuhkan Kemandirian Masyarakat

Pembangunan kehutanan ke depan diarahkan untuk memberikan peran dan partisipasi aktif masyarakat secara proporsional. Penyuluh kehutanan memiliki peran strategis dalam upaya memberdayakan masyarakat, karena penyuluh kehutanan bukan saja berperan dalam prakondisi masyarakat agar tahu, tetapi juga menumbuhkan kemandirian masyarakat yang berbasis kepada pembangunan kehutanan.

Pemahaman di atas dilator belakangi oleh pemikiran bahwa hal utama dalam upaya melestarikan kawasan hutan adalah melalui pengelolaan yang efektif, namun pengelolaan kawasan hutan akan banyak menghadapi kendala, kecuali jika pengelolaan kawasan hutan memperhitungkan kenyataan ekonomi dan sosial di kawasan sekitarnya.

Di Sulawesi Tengah, seperti halnya daerah lainnya di Indonesia, kenyataan ekonomi dan sosial ini adalah penduduk yang umumnya miskin di pedesaan dan hidup dekat dengan kawasan hutan. Keutuhan kawasan hutan tidak dapat dipertahankan tanpa menyediakan bagi penduduk setempat yang hidup bergantung langsung pada sumberdaya di daerah itu, sumberdaya pengganti dan peluang untuk mendapat penghasilan.

Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk menambah penghasilan adalah kegiatan perlebahan. Perlebahan adalah suatu rangkaian kegiatan pemanfaatan lebah madu dan vegetasi penujangnya untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya bagi kepentingan hidup manusia dengan tetap menjaga aspek kelestariannya.

Kegiatan perlebahan perlu dilakukan dalam wadah koperasi, agar kegiatan perlebahan memiliki keunggulan kompetitif dan berkelanjutan sehingga dapat berkembang menjadi lebih besar. Pengelolaan usaha dilakukan berdasarkan pengetahuan dan keterampilanmanajemen pemasaran. Untuk itu, kewajiban para stakeholder yang aktif dalam pembagunan kehutanan untuk memberikan pelatihan masyarakat pada bidang ini.

Pelatihan masyarakat merupakan salah satu kegiatan dalam penyuluhan kehutanan yang dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya masyarakat sasaran penyuluh kehutanan. Keberadaan masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam bidang yang relevan dengan pembangunan kehutanan, diharapkan akan dapat mendukung dan berperanserta dalam pembangunan kehutanan. Oleh karena itu pelatihan masyarakat perlu dilaksanakan dan dikembangkan dengan memperhatikan faktor efisiensi, efektivitas dan relevansi.

Berbeda dengan pendidikan umum yang diselenggarakan di sekolah-sekolah, pelatihan masyarakat berorientasi kepada pemenuhan kebutuhan untuk memecahkan masalah yang dihadapi di masyarakat. Pada dasarnya, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kebutuhan pelatihan pada prinsipnya harus digali dari masyarakat itu sendiri.

Dikarenakan peserta pelatihan adalah orang dewasa, petani atau orang yang berprofesi selain petani yang kegiatannya berkaitan dengan pembangunan kehutanan. Oleh karenanya, maka dalam pelaksanaannya perlu memperhatikan prinsip-prinsip pembelajaran bagi orang dewasa diantaranya bersifat partisipatif, reflektif, dan memberikan umpan balik dengan memperhatikan kearifan lokal.

Metodologi yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi kelompok, dan simulasi. Untuk pelatihan di bidang manajemen pemasaran hasil kegiatan kelompok tani hutan, materi yang disampaikan diantaranya meliputi manajemen pemasaran produksi usaha tani hutan, kemitraan dan jejaring usaha tani hutan, strategi bauran pemasaran produksi usaha tani hutan, Informasi pasar dan cara penjualan yang efektif.

About Noer

Salah seorang warga Kota Palu - Provinsi Sulawesi Tengah. Memiliki mimpi menyaksikan terwujudnya kelestarian keanekaragaman hayati, dan kemajemukan masyarakat yang damai serta sejahtera ...

Diskusi

Belum ada komentar.

Silahkan Ketik Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: