Opini

Pasar Sembako Murah

Harga sembilan kebutuhan pokok (sembako) dapat berpengaruh pada stabilitas negara dan daerah. Ketika harga sembako stabil dan sesuai dengan daya beli masyarakat kebanyakan, maka stabilitas negara dan daerah akan terjaga. Sebaliknya, ketika harga sembako tinggi dan sulit diperoleh oleh masyarakat kebanyakan, maka stabilitas negara dan daerah dapat terganggu.

Bagi masyarakat yang masih hidup di bawah garis kemiskinan, tingginya harga sembako akan semakin menambah sulit kehidupan mereka. Untuk mendapatkan sembako, masyarakat harus mengenyampingkan urusan lain, seperti pendidikan dan kesehatan. Bahkan, tingginya harga sembako dapat membuat orang nekad dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Tindakan ini tentu saja berpengaruh pada keamanan dan ketertiban nasional dan daerah.

Saat ini, harga sembako cenderung mengalami kenaikan. Kenaikan harga sembako ini diantaranya disebabkan oleh cuaca yang tidak menentu sehingga mengganggu siklus dan berkurangya hasil panen di banyak daerah; permintaan masyarakat cenderung meningkat; dan banyaknya lahan tanaman pangan yang beralih fungsi dari yang tadinya untuk sumber makanan menjadi bahan bioenergi.

Harga beras di tingkat petani kini rata-rata di atas harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp 5.060/kg, Pada sisi lain, tidak sedikit masyarakat masih hidup di bawah garis kemiskinan, yang berhak untuk memperoleh harga sembako murah.

Dalam rangka memenuhi hak masyarakat yang masih hidup di bawah garis kemiskinan, maka perlu pasar murah sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial dan lingkungan. Maksud pasar sembako murah dilakukan untuk membantu masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan, dalam menghadapi tingginya harga sembako di pasar.

Untuk mencapai maksud dan tujuan penyelenggaraan pasar sembako murah ini, maka perlu dukungan dari Perum BULOG sebagai BUMN yang memiliki fungsi mengendalikan stabilisasi harga beras, dan dukungan dari beberapa BUMN lainnya sebagai wujud kepedulian sosial, dari perusahaan yang tidak hanya mentargetkan memperoleh keuntungan (profit) semata, tetapi juga berkewajiban untuk peduli terhadap masyarakat miskin melalui kerangka Coorporate Social Responsibility (CSR).

Pendistribusian sembako dengan harga murah kepada masyarakat miskin harus dapat dikelola secara baik, agar mampu mengurangi kesulitan kehidupan masyarakat miskin, sehingga pada gilirannya akan mampu menekan harga sembako yang hingga sekarang masih tinggi. Untuk itu, maka penyaluran sembako murah harus tepat sasaran dan termanfaatkan secara efektif.

About Noer

Salah seorang warga Kota Palu - Provinsi Sulawesi Tengah. Memiliki mimpi menyaksikan terwujudnya kelestarian keanekaragaman hayati, dan kemajemukan masyarakat yang damai serta sejahtera ...

Diskusi

Belum ada komentar.

Silahkan Ketik Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: