Agribisnis

Agroindustri Rotan di Kota Palu

Sebagai ibukota propinsi, Kota Palu merupakan sentra perdagangan wilayah Sulawesi Tengah yang memiliki potensi rotan yang cukup besar. Berdasarkan data hasil survey di Sulawesi Tengah terdapat 38 jenis rotan yang telah diidentifikasi potensial untuk di komersilkan. Sedangkan jenis-jenis yang telah dipergangkan meliputi rotan lambang (Calamus sp.), rotan batang (Daemonorops inops Werb.), rotan tohiti (Calamus simpisipus), rotan merah (Calamus panayuga Becc.), rotan ronti (Calamus axilais), rotan susu (Calamus sp.), rotan umbul (Calamus shympsipus).

Besarnya potensi rotan di Sulawesi Tengah ini, mendorong berkembangnya industri pengolahan rotan mentah menjadi rotan polis dan rotan core di Kota Palu. Produksi rotan setengah jadi ini diekspor ke luar negeri dan dikirim ke Pulau Jawa. Produksi rotan alam di Palu mencapai 60 persen dari produksi nasional. Disamping untuk ekspor dan dikirim antar pulau, rotan polis dan rotan core juga menjadi bahan baku industri mebel rotan dan kerajinan rotan di Kota Palu, dalam memenuhi permintaan konsumen mebel kursi rotan dan kerajinan rota di sekitar Kota Palu. Untuk kebutuhan lokal, penyerapan bahan baku rotan oleh 20 industri kerajinan kecil dan menengah yang mengolah rotan sebanyak dua ton per bulan.

Industri mebel kursi rotan di Kota Palu masih tergolong industri kecil menengah, dengan karakteristik sebagai berikut: (1) memproduksi barang setengah jadi menjadi barang jadi, (2) menggunakan teknologi dan peralatan yang sederhana seperti gunting rotan, kompor solder, kakak tua, gergaji biasa dan rotan, dan alat pembengkok rotan yang terbuat dari kayu, (3) produk yang dihasilkan hanya untuk kebutuhan lokal.

Usaha industri mebel kursi rotan di Kota Palu tergolong industri dengan pola usaha lokal, disebabkan belum memiliki akses yang baik dengan kontraktor, dan pemasaran hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal, umumnya dilakukan dengan cara menjual langsung produk tersebut kepada konsumen.

Jenis barang yang diproduksi yaitu perabotan rumah tangga, meliputi: seperangkat meja–kursi tamu, meja–kursi makan, kursi goyang, kursi santai serta berbagai macam rak dan barang-barang hiasan. Pada umumnya industri mebel kursi rotan ini membuat semua jenis barang.

About Noer

Salah seorang warga Kota Palu - Provinsi Sulawesi Tengah. Memiliki mimpi menyaksikan terwujudnya kelestarian keanekaragaman hayati, dan kemajemukan masyarakat yang damai serta sejahtera ...

Diskusi

Belum ada komentar.

Silahkan Ketik Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: