Konservasi Alam

Kenyataan Kawasan Konservasi dan Hutan Lindung

Selain berfungsi ekonomi, hutan menempati fungsi yang sangat penting dalam terciptanya keseimbangan ekosistem dan sebagai salah satu penentu sistem penyangga kehidupan. Dalam terciptanya keseimbangan ekosistem, hutan memiliki peran yang paling menentukan untuk kehidupan berbagai makhluk hidup. Hutan merupakan habitat bagi tumbuh dan berkembangnya keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa. Terdapat ribuan jenis tumbuhan, satwa maupun mikroba yang hidup secara alami di hutan. Oleh karena itu, Indonesia terkenal sebagai salah satu negara yang mempunyai megadiversity jenis hayati dan merupakan megacenter keanekaragaman hayati dunia.

Sedangkan dalam kedudukannya sebagai salah satu penentu sistem penyangga kehidupan, hutan memberikan manfaat yang besar dalam mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah. Hutan juga berperan sebagai penyerasi dan penyeimbang lingkungan global, melalui fungsi klimatologis dan sumber oksigen yang sangat potensial bagi seluruh makhluk yang ada di bumi. Kondisi hutan yang terpelihara dengan baik, diprediksi mampu mensuplai kebutuhan oksigen dan berperan dalam pencegahan pemanasan global dengan menyerap karbondioksida dari atmosfir.

Agar hutan dapat memberikan manfaat dalam terciptanya keseimbangan ekosistem dan penentu sistem penyangga kehidupan, sendi utama upaya konservasi keanekaragaman hayati dan perlindungan sistem penyangga kehidupan adalah pembentukan kawasan konservasi dan hutan lindung, yang dipelihara dan dikelola secara efektif. Namun demikian, tidak ada jaminan bahwa keberadaan kawasan konservasi dan hutan lindung akan bebas dari penggundulan dan pengrusakan, kecuali jika perencanaan dan pengelolaannya memperhatikan kenyataan ekonomi dan sosial di kawasan sekitarnya.

Kenyataan ekonomi dan sosial, meliputi kondisi masyarakat yang sebagian besar hidup di bawah garis kemiskinan. Kenyataan ekonomi dan sosial yang lain adalah keberadaan investasi swasta yang bertumpu pada hasil sumberdaya alam (seperti: perkebunan, pertambangan, dan kegiatan ekonomi lainnya) yang ada di sekitar atau bahkan di dalam kawasan. Dengan kondisi demikian, keutuhan kawasan tidak dapat dipertahankan tanpa menyediakan sumberdaya pengganti serta peluang untuk mendapat penghasilan, bagi masyarakat sekitar menggantungkan hidupnya pada sumberdaya hutan.

Dengan kenyataan di atas, pengelolaan kawasan konservasi dan hutan lindung mestinya dilakukan melalui kolaborasi antara kepentingan konservasi dengan kepentingan masyarakat, serta dengan mendorong pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat yang hidup di sekitar kawasan konservasi dan hutan lindung.

About Noer

Salah seorang warga Kota Palu - Provinsi Sulawesi Tengah. Memiliki mimpi menyaksikan terwujudnya kelestarian keanekaragaman hayati, dan kemajemukan masyarakat yang damai serta sejahtera ...

Diskusi

2 thoughts on “Kenyataan Kawasan Konservasi dan Hutan Lindung

  1. Hutan lindung memang memerlukan perlindungan semua pihak agar bisa tetap melindungi kita.

    Posted by abi_gilang | 27 Mei 2012, 20:41
  2. Hutan sumber kekayaan, digunakan utk kepentingan rakyat dan harus dijaga bersama. Begitu ya Mas Noer

    Posted by Evi | 27 Mei 2012, 07:51

Silahkan Ketik Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: