Konservasi Alam

Menerangi Desa di Sekitar Hutan (2)

Picture2Untuk memenuhi kebutuhan listrik, sekaligus untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat agar peduli terhadap hutan yang ada di sekitarnya, Dishut Prov. Sulteng memfasilitasi pembangunan mikrohidro elektrik di Dusun Durian Bali – Desa Powelua – Kecamatan Banawa Tengah – Kabupaten Donggala.

Mikrohidro elektrik merupakan pembangkit listrik sederhana dengan konstruksi yang tidak terlalu rumit. Mikrohidro elektrik mendapatkan energi dari aliran air yang berasal dari hutan lindung. Energi tersebut dimanfaatkan untuk memutar turbin yang dihubungkan dengan generator listrik.

Hutan memiliki manfaat yang serbaguna bagi manusia. Untuk itu, hutan harus dijaga dan dilestarikan, agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang. Salah satu hasil hutan yang dapat dimanfaatkan adalah jasa lingkungan berupa aliran air, yang dapat menghasilkan energi listrik. Di mana sebagian masyarakat sekitar hutan belum dapat menikmatinya.

Dalam pembangunan mikrohidro elektrik, terlebih dahulu diawali dengan melakukan sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Hal-hal yang disampaikan kepada masyarakat meliputi rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, manfaat dan dampak yang akan diterima oleh masyarakat, serta meminta persetujuan dari masyarakat. Pada proses pelaksanaan sosialisasi, masyarakat berpartisipasi secara aktif, dengan bertanya serta memberikan masukan terkait pembangunan mikrohidro elektrik.

Sejak awal pembangunan mikrohdro elektrik dilakukan melalui pelibatan aktif dari para pihak desa. Keterlibatan masyarakat merupakan hal penting mengingat mikrohidro elektrik akan menjadi asset kelistrikan masyarakat dusun. Dengan demikian, masyarakat menyadari bahwa pembangunan mikrohidro elektrik yang dilakukan di dusunnya, pada hakikatnya adalah “dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat”.

Agar mikrohidro elektrik dapat terus berfungsi, maka masyarakat perlu menjaga besarnya tenaga air yang tersedia dari sumber air, serta besarnya debit air sungai. Kemudian, mengingat sumber air yang digunakan untuk mikrohidro elektrik ini berasal dari kawasan hutan, maka diharapkan timbul kesadaran masyarakat untuk menjaga dan meningkatkan fungsi hutan lindung.

Pembangunan mikrohidro elektrik yang dilakukan di Dusun Durian Bali – Desa Powelua menghasilkan tenaga listrik dengan kapasitas sebesar 15 kilo watt., listrik ini disalurkan ke masyarakat untuk penerangan perumahan penduduk dusun yang dihuni oleh 110 rumah.

Durian Bali

Mengingat pembangunan mikrohidro elektrik akan menjadi infrastruktur kelistrikan yang dikelola masyarakat, maka untuk mencapai pemenuhan listrik secara berkelanjutan, dilakukan fasilitasi pembentukan kelompok lembaga pengelola mikrohidro elektrik. Dengan terbentuknya kelembagaan pengelola, diharapkan masyarakat selaku penerima manfaat, dapat melakukan pemanfaatan dan pemeliharaan secara mandiri.

Setelah mikrohidro elektrik terbangun, kini masyarakat Dusun Durian Bali Desa Powelua telah dapat merasakan penerangan listrik. Untuk keberlanjutan fungsi mikrohidro elektrik, masyarakat juga berkomitmen untuk menjaga hutan lindung agar debit aliran air selalu tetap besar. Dengan komitmen masyarakat ini, semoga pencapaian tujuan pembangunan kehutanan yaitu “hutan lestari masyarakat sejahtera” akan semakin mudah dicapai.

About Noer

Salah seorang warga Kota Palu - Provinsi Sulawesi Tengah. Memiliki mimpi menyaksikan terwujudnya kelestarian keanekaragaman hayati, dan kemajemukan masyarakat yang damai serta sejahtera ...

Diskusi

2 thoughts on “Menerangi Desa di Sekitar Hutan (2)

  1. Jadi teringat masa lalu ketika belum ada listrik di desaku Mas Noer. Dulu pakai diesel yang dikelola swadaya masyarakat setempat. Karena hanya mengandalkan infrastruktur yang apa adanya, konsletting sering sekali terjadi. Sehingga tidak jarang mota-mati lampu.

    Posted by Amin | 8 Januari 2014, 22:50

Silahkan Ketik Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: